Berikut ini cara cek dan download Sertifikat Vaksin Booster via aplikasi PeduliLindungi atau website PeduliLindungi.id . Program vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster untuk masyarakat umum telah dimulai sejak 12 Januari 2022, lalu. Vaksin booster ini diberikan secara gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Seperti vaksinasi sebelumnya, masyarakat tetap akan mendapatkan sertifikat vaksin. Dikutip dari Kompas.com , Juru Bicara Vaksinasi Covid 19 Kementerian Kesehatan, SIti Nadia Tarmidzi, menyampaikan cara mengunduh sertifikat vaksin sama dengan sebelumnya. "Iya (cara cek dan download sertifikat vaksin sama dengan sebelumnya)," ujar Nadia, Selasa (18/1/2022).
1. Klik login jika sudah mempunyai akun; 2. Klik "Sertifikat Vaksin", lalu klik nama yang muncul; 3. Apabila sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga, maka sertifikat vaksin booster akan muncul;
4. Klik gambar sertifikat vaksin booster, kemudian klik "Unduh Sertifikat". 1. Buka lamanpedulilindungi.idatau ; 2. Login dengan akun yang sudah dimiliki, setelah itu klik menu "Profil" di pojok kanan atas;
3. Klik "Sertifikat Vaksin", lalu akan muncul sertifikat vaksin yang dimiliki, baik dosis pertama, kedua, dan ketiga; 4. Untuk mengunduhnya, klik "Unduh Sertifikat", maka secara otomatis sertifikat vaksinasi akan ter download. Adapun tiket vaksinasi booster dan jadwalnya juga dapat di cek melalui aplikasi maupun website PeduliLindungi.
Nantinya, tiket tersebut dapat digunakan di fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat pada waktu yang sudah ditentukan. 1. Buka aplikasi PeduliLindungi; 2. Masuk dengan akun yang terdaftar;
3. Klik menu "Profil" dan pilih "Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid 19"; 4. Status dan jadwal vaksinasi booster akan muncul di akun; 5. Untuk cek tiket vaksin, masuk ke menu "Riwayat dan Tiket Vaksin".
1. Buka pedulilindungi.id; 2. Masukkan "Nama Lengkap" dan "NIK", lalu klik periksa; 3. Klik menu "Profil" dan pilih "Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid 19";
4. Status dan jadwal vaksinasi booster akan muncul di akun; 5. Untuk cek tiket vaksin, masuk ke menu "Riwayat dan Tiket Vaksin". Jika masyarakat termasuk dalam kelompok prioritas tetapi belum mendapatkan tiket dan jadwal vaksinasi di aplikasi PeduliLindungi, maka dapat datang langsung ke fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat.
Syarat yang dibutuhkan adalah dengan membawa KTP serta surat bukti vaksinasi dosis 1 dan 2. Selain itu, pastikan untuk tidak menggunakan NIK dan nomor HP milik orang lain saat mendaftar vaksinasi booster untuk menghindari kendala administrasi di kemudian hari. Vaksinasi booster kali ini sudah sesuai dengan rekomendasi WHO, yaitu pemberian vaksin booster dapat menggunakan vaksin yang sejenis atau homolog atau juga bisa vaksin yang berbeda atau heterolog.
Vaksin booster heterolog diartikan sebagai vaksinasi booster yang menggunakan jenis vaksin berbeda dengan dosis pertama dan dosis kedua. Sementara, homolog merupakan vaksinasi booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama seperti vaksinasi dosis pertama dan kedua. Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan Republik Indonesia juga menjelaskan bahwa, vaksin booster heterolog atau vaksin booster kombinasi memberikan efek peningkatan antibodi yang relatif sama dengan vaksin booster homolog atau vaksin booster dengan jenis yang sama.
Nantinya, jenis vaksin yang diberikan ditentukan oleh petugas kesehatan berdasarkan riwayat vaksinasi dosis 1 dan 2 yang diterima dan sesuai ketersediaan vaksin di tempat layanan.